Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2021

Anies Merasa Aneh Terkait Permiantaan Interpelasi Formula E, Berikut Selengkapnya

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku aneh terkait permintaan hak interpelasi balap mobil listrik atau Formula E yang diajukan Fraksi PSI dan PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta. Padahal program tersebut sudah disetujui oleh DPRD. Hal itu disampaikan Anies dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Rabu, 24 November 2021. "Ini sudah menjadi kesepakatan DPRD. Yang ketok DPRD, maka itu ketika kemudian ada interpelasi, ini jadi aneh. Bayangkan interpelasi sebuah program yang ditetapkan oleh DPRD. Itu di dalam sidang-sidang DPRD dibahas di situ, disetujui bersama, kemudian ditetapkan, ditetapkan anggarannya,"beber Anies. Menurut Anies, anggaran untuk hajatan itu pun telah dimasukkan ke pos anggaran di APBD 2019. Dan mestinya dilaksanakan di tahun 2020 lalu, namun lantaran pandemi urung dilakukan. "Kenapa tidak terlaksana? Karena Covid-19. Simpel, kemudian kenapa sekarang ditunda? Jadi 2021 masih Covid-19. Karena itu dilaksanakan tahun depan,...

Gerindra Mengakui Jika Sandiaga Uno Mencuri Perhatian Publik, Tapi Tetap Mengusung Prabowo Jadi Capres 2024

Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andy Wijaya mengakui figur kadernya Sandiaga Uno memang mencuri publik. Selain muda, Menparekraf tersebut juga dinilai populer. Hal ini disampaikannya dalam diskusi Lingkar Studi Politik Indonesia (LSPI) dengan tema Peta Politik dan Peluang Elektoral Capres Alternatif 2024 di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (21/11/2021). "Bagi masyarakat, Sandiaga dianggap alternatif. Dianggap muda, darah segar,"kata Andy. Meski demikian, dia mengingatkan Gerindra tetap mengusung Prabowo Subianto menjadi Capres 2024. "Tapi perlu diingat, di Gerindra, keputusan Rakernas masih Prabowo untuk maju. Meski sampai sekarang Pak Prabowo belum mendeklarasikan diri atau menyatakan akan maju lagi jadi Capres,"ungkap Andi. Sempat Turun Di kesempatan sama, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menambahkan, elektabilitas Sandiaga sempat turun usai Pilpres 2019. Tetapi, mulai naik setelah dilantik menjadi Menparekr...

Meski Belum Ditetapkan Kapan Akan Dilaksanakannya, Bawaslu Tegaskan Siap Kapanpun Dilaksanakan Pemilu

Jakarta - DPR, pemerintah dan penyelenggara pemilu belum memutuskan kapan penyelenggaraan Pemilihan Umum alias Pemilu 2024 bakal digelar. Namun, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menegaskan, selalu siap kapan word play here Pemilu 2024 dilaksanakan. "Terkait jadwal Pemilu 2024 sampai hari ini betul belum mengerucut, masih ada dua opsi yang ditawarkan KPU, yang Februari dan pemerintah yang Mei, jadi belum diputuskan,"tutur Ketua Bawaslu Abhan di Anyer, Banten, Kamis (11/11/2021) malam. Menurut dia, pihaknya hanya menunggu adanya pembahasan lanjutan dan pengambilan keputusan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), DPR, dan pemerintah. "Kalau seandainya Desember enggak bisa, sampai awal tahun dibicarakan lagi,"kata Abhan. Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar menambahkan, soal tanggal penyelenggaraan Pemilu 2024 baik itu 21 Februari atau word play here 15 Mei, bukanlah domain name Bawaslu untuk memberikan dukungan. "Dalam berbagai kesempatan saya sela...

Terkait RUU Perlindungan Data Pribadi, DPR Dan Pemerintah Hampir Menemukan Titik Temu

Jakarta - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan pembahasan Rancangan Undang-Undang atau RUU Perlindungan Data Pribadi (PDP) sudah menuju final dan bisa segera disepakati untuk disahkan menjadi undang-undang. "Alhamdulillah setelah beberapa lama ditunggu-tunggu oleh semua pihak, kelihatannya Komisi I dan pemerintah sudah mencapai, hampir mencapai titik temu, tentang Undang-Undang PDP, yang tentunya akan menghasilkan satu undang-undang yang sudah dinanti-nantikan oleh banyak pihak dan tentunya bisa berguna untuk rakyat dan negara kita,"kata Dasco kepada wartawan, Rabu (10/11/2021). Dasco menyebut, Komisi I telah menargetkan bisa mendapatkan Keputusan Tingkat I di masa sidang kali ini. "Kami mendengar bahwa teman-teman menargetkan dalam satu masa sidang ini akan diselesaikan, begitu,"ujarnya. Diketahui, pembahasan antara Komisi I dan pihak pemerintah soal RUU Perlindungan Data Pribadi sempt deadlock terkait pembahasan lembaga pengawas. Komisi I ...

Presiden Jokowi Sudah Mengirimkan Surpres Pada DPR Ri Untuk Memilih Andhika Perkasa Jadi Panglima TNI

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengirim surat presiden (surpres) mengenai pergantian calon Panglima TNI kepada pimpinan DPR RI pada hari ini, Rabu (3/11). Jokowi telah memilh Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto. "Jenderal TNI Andika Perkasa,"kata Ketua DPR RI Puan Maharani saat jumpa pers di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/11). Puan menyebut bahwa pergantian panglima TNI adalah suatu hal yang harus dilakukan. Kemudian, dilakukan mekanisme di DPR, sehingga bisa dilakukan fit and appropriate test. TNI, kata Puan, diharapkan kedepan dapat merespons dinamika geopolitik. Serta medan perang baru yang dapat mengancam kehidupan bangsa. "Bahwa Panglima bapak TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada bulan November 2021 ini,"ucapnya. "Presiden hanya mengusulkan nama satu calon Panglima ke DPR RI untuk mendapatkan persetujuannya,"tandas Puan. Sebelumnya, ...